Kamis, 07 November 2019

Kode Etik Insyinyur

KODE ETIK INSYINYUR
(MATA KULIAH ETIKA PROFESI)
Etik atau etika mempunyai pengertian sebagai baku perilaku yang diterima secara bersama sekelompok orang “peer” dalam organisasi (profesi) tertentu. Pelanggaran terhadap etika berakibat dikeluarkannya pelanggar dari organisasi. Etika tidak mudah diubah dan dirancang untuk jangka panjang. Sebagai engineer, kode etik ditetapkan oleh sebuah organisasi profesi yang terdiri atas sekumpulan engineer. Organisasi profesi biasanya mewakili suatu regional tertentu, seperti organisasi profesi se-Indonesia, organisasi profesi se-Asia-Pasifik, dan sebagainya. Setiap pekerjaan didunia mempunyai kode etik pada bidangnya pekerjaanya masing-masing, seperti halnya seorang sarjana teknik atau yang biasa dikenal sebagai insinyur. 
Etika Profesi Engineer (insinyur) berfungsi untuk membantu pelaksana sebagai seseorang yang professional dibidang keteknikan supaya tidak dapat merusak etika profesi diperlukan sarana untuk mengatur profesi sebagai seorang professional dibidangnya berupa kode etik profesi.  Terdapat tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi tersebut antara lain adalah sebegai berikut. 
1.   Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
2.  Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).
3.  Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.
Tanggung jawab profesi yang lebih spesifik seorang professional diantaranya:
1. Mencapai kualitas yang tinggi dan efektifitas baik dalam proses maupun produk hasil kerja profesional.
2.   Menjaga kompetensi sebagai profesional.
3.   Mengetahui dan menghormati adanya hukum yang berhubungan dengan kerja yang profesional.
4.   Menghormati perjanjian, persetujuan, dan menunjukkan tanggung jawab.
Di Indonesia dalam hal kode etik telah diatur termasuk kode etik sebagai seorang insinyur yang disebut kode etik insinyur Indonesia dalam “catur karsa sapta dharma insinyur Indonesia”. Dalam kode etik insinyur terdapat prinsip-prinsip dasar yaitu:
1.   Mengutamakan keluhuran budi.
2.   Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
4.  Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran.
Tuntutan sikap yang harus dijalankan oleh seorang insinyur yang menjunjung tinggi kode etik seorang insinyur yang professional yaitu:
1. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat.
2.     Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya.
3.     Insinyur Indinesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung jawabkan.
4.   Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya.
5.  Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing-masing.
6.     Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan, integritas dan martabat profesi.
7.     Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya.
Kode etik profesi keinsinyuran yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia adalah sangat relevan dengan cita-cita Pancasila dan UUD 1945, seiring sejalan dengan program-program yang dicanangkan oleh lembaga -lembaga anti-korupsi di dalam mengurangi bahkan memberantas praktek-praktek korupsi di bumi nusantara. Korupsi, suap dan segala bentuk lainnya bukan hanya mengganggu keberlanjutan pembangunan nasional Indonesia tetapi juga bisa menjadi contoh buruk dan tidak terpuji yang akan kita tularkan ke generasi penerus selanjutnya, sehingga menjadi tugas kita bersama, korupsi dan segala bentuknya ini harus diberantas dan dibumi hanguskan dari tanah air tercinta.
            Insinyur adalah sebuah profesi yang penting didalam pelaksanaan pembangunan industri nasional, karena banyak berhubungan dengan aktivitas perancangan maupun perekayasaan yang ditujukan semata dan demi kemanfaatan bagi manusia. Dengan mengacu pada pengertian dan pemahaman mengenai profesi, (sikap) professional dan (paham) profesionalisme; maka nampak jelas kalau ruang lingkup keinsinyuran per definisi bisa disejajarkan dengan profesi- profesi yang lain seperti dokter, pengacara, psikolog, aristek dan sebagainya. Seorang insinyur (tanpa terkecuali insinyur teknik industri) akan terlibat dalam berbagai aktivitas bisnis yang harus dilaksanakan dengan prinsip-prinsip komersial dan mengarah untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun demikian, sebagai sebuah profesi yang memiliki idealisme dan tanggung jawab besar bagi kemaslahatan manusia; maka didalam penerapan kepakaran dan keahlian insinyur tersebut haruslah tetap mengindahkan norma, budaya, adat, moral dan etika yang berlaku.
Persatuan Insinyur Indonesia (PII)
1. Sarjana Teknik (S.T.). Gelar akademik untuk tamatan program S-1 perguruan tinggi teknik.
2. Insinyur (Ir.). Sebutan untuk penyandang gelar Sarjana Teknik (S.T.) atau Sarjana Pertanian yang memiliki dasar pengetahuan profesi keinsinyuran.
3. Insinyur Profesional (IP). Insinyur yang memiliki kompetensi profesional, berpengalaman praktek keinsinyuran (engineering), dan mempraktekan keinsinyuran sebagai profesinya sehari-hari.
Ciri-ciri Insinyur Profesional
1.  Memegang teguh kode etik profesi.
2.  Pekerjaan (hobi).
3.  Keahlian awet, segar, dan mutakhir.
4.  Berupaya mencapai standar hasil yang lebih baik.
5.Senantiasa berupaya memperbaiki diri, mempertahankan integritas, dan bekerja ke arah kesempurnaan.
6.   Cakap dalam prakarsa, kreativitas, kearifan, dan kedewasaan.
7.   Berketrampilan tinggi dalam melakukan perhitungan-perhitungan.
Perilaku Etis dan Profesional (IEEE) :
1. Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka fatktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan;
2. Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul;
3.   Jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia;
4.   Menolak sogokan dalam segala bentuknya;
5.  Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya;
6.   Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami;
7. Mencari, menerima, dan menawarkan kritik perkerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain;
8.   Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan;
9.  Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat;
10.   Membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.

Selasa, 05 November 2019

Kisah Inspiratif dari Seorang Pengusaha "Toko Pancing dan Burung Angga"

KISAH INSPIRATIF DARI SEORANG PENGUSAHA 
"TOKO PANCING DAN BURUNG ANGGA"
(MATA KULIAH ETIKA PROFESI)

Beberapa minggu yang lalu saya tengah mengobrol bersama dengan seorang pengusaha toko pancing bernama Bapak Kasdani berusia 47 tahun dengan panggilan akrabnya yaitu, Bapak Dani. Biasanya orang-orang sekitar memanggilnya dengan sebutan pak Dani. Beliau memiliki Istri bernama ibu Ati berusia 46 tahun biasanya orang sekitarnya memanggilnya dengan sebutan ibu Ati. Mereka memiliki putra semata wayangnya bernama Angga Prasetio Dani berusia 21 tahun. Keluarganya merupakan keluarga yang cukup terkenal karena siapa yang tidak tahu dengan Toko Pancing nya tersebut, selain murah juga pegawai dan seluruh penjaga toko yang ikut serta dalam melayani konsumen juga dikenal ramah.
            Bapak Dani ini sudah mendirikan tokonya sejak tahun 2013 hingga kini masih terus berdiri bahkan terus berkembang dengan pesat nama toko ini adalah “Toko Pancing dan Burung Angga” yang berlokasi di Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas. Dimana toko pancing yang dimiliki saat ini adalah milik pribadi dan tidak ada kerja sama dengan pihak keluarganya sehingga toko ini didirikan benar-benar hasil dari jeripayah bapak Dani sendiri bersama istrinya yang turut mendampingi dari awal berdiri hingga saat ini dan selalu membantu dalam hal apapun terutama saat mengalami kesulitan. Dalam mendirikan suatu bisnis kecil-kecilan menurutnya jatuh bangun itu sudah biasa dalam mendirikan bisnis itu sudah jadi pengalaman dan pelajaran baginya hingga dapat mengembangkan bisnisnya hingga kini. Toko pancing ini memiliki 4 karyawan yang terdiri dari sekeluarga yaitu, bapak Dani sendiri beserta Istri dan anaknya, juga satu orang saudara laki-laki.
            Modal awal saat bapak Dani mendirikan toko pancing ini hanya bermodal burung cucak rowo yang dibekali oleh kedua orangtuanya dan dengan tambahan biaya lainnya yang ia cari sendiri kira-kira sebesar Rp.125.000.000 dan hingga kini keuntungan yang didapat perbulannya adalah Rp.35.000.000 sampai dengan Rp.40.000.000. Adapun beberapa item yang dijual ditokonya sangat beraneka ragam mulai dari kroto, pakan burung, alat pancing, makanan kucing, bahkan berbagai jenis burung kerap ia jual mulai dari burung perkutut, love bird, dan lain sebagainya. Toko pancing ini bisa dibilang sangat lengkap karena menjual segala pernak Pernik yang berhubungan dengan ungags hampir semuanya ia jual sehingga banyak sekali peminatnya karena begitu lengkap yang mereka jual. Toko pancing ini hampir tidak liburnya mereka buka setiap hari dari jam 07.00 WIB sampai dengan jam 19.00 WIB terkecuali hari Jumat mereka hanya buka mulai dari jam 13.00 WIB sampai dengan jam 19.00 WIB. Istirahatnya tergolong sedikit tetapi bagi pak Dani ini adalah pekerjaan yang menyenangkan sehingga mereka menjalankan usahanya dengan sangat santai dan tanpa beban tidak seperti pekerja kantoran pada umumnya.
            Dalam sehari yang berkunjung bisa sampai dengan kurang lebih 100 orang belum lagi jika hari libur khususnya sabtu dan minggu biasanya bisa jauh lebih banyak dari hari-hari biasanya. Pak Dani ini mendirikan tokonya selain karena hobi juga awalnya ingin mencoba untuk mendirikan bisnis sejak awal muda dulu ujarnya, selain itu memang pak Dani ini sejak dulu pikirannya sudah ter mindset untuk bisnis, bisnis dan bisnis bahkan pak Dani ini bukan dari latar belakang seseorang yang berpendidikan melainkan dahulu ia hanya memikirkan uang dan bisnis sehingga pak Dani ini tidak melanjutkan kuliah. Dalam mendirikan toko pancing pak Dani tidak pernah memberikan diskon kepada para pelanggannya karena harga yang tertera untuk setiap item ditoko tersebut sudah sangat murah dibandingkan dengan toko pancing di sekitarnya sehingga pak Dani ini tidak pernah membeda-bedakan antara langganan dengan yang biasa menurutnya harga yang akan diberikan akan sama nominalnya.
            Toko pancing yang didirikan oleh Pak Dani ini item-item yang ia jual atas kerjasama dengan supplier biasanya pak Dani ini memasok item-item yang ia butuhkan sebanyak sebulan sekali. Kebetulan saat saya berada dilokasi saya melihat sendiri supplier nya datang ke toko tersebut sehingga saya memerhatikan betul bagaimana prosesnya dari awal hingga akhir. Biasanya setiap supplier ini menyuplai barang toko pancing dan burung angga ini bisa menghabiskan sekitar kurang lebih Rp.20.000.000 sampai dengan Rp.25.000.000 bisanya naik turunnya tergantung fluktuasi permintaan. Ketika barang sampai biasanya pensuplai memberikan daftar list item yang dipesan mulai dari nama barang, kuantitas, harga, dan lain sebagainya. Kemudian oleh anaknya diperiksa satu persatu, jadi setiap pensuplai tersebut menurunkan barang dari mobil box tersebut misalnya barang A maka anak dari pak Dani ini akan menceklis barang yang sudah diturunkan untuk memudahkan dalam melakukan pengecekkan barang. Sehingga jika ada kekurangan item yang dipesan supplier tersebut biasanya akan kembali lagi dengan membawa barang yang belum dibawa sebelumnya. Setelah seluruh barang dianggap sudah lengkap baru pihak keduanya melakukan transaksi sesuai dengan yang tengah disepakati sebelumnya.
            Setelah lama bercengkrama dengan pak Dani. Pak Dani tentu memberikan saya motivasi untuk mendirikan sebuah bisnis. Entah apa yang terjadi saat itu kami berbicara layaknya air yang mengalir sehingga nyambung dengan begitu saja. Saat itu pak Dani pernah bercerita mengenai pengalaman hidupnya yang membuat saya terkejut tentunya beliau bisa sukses hingga sekarang padahal beliau pendidikannya tidak terlalu tinggi. Pak Dani ini lahir dari keluarga yang sederhana kemudian waktu SMP pak Dani ini pernah ditawari untuk meneruskan pendidikannya atau tidak oleh kedua orang tuanya. Dan saat itu pak Dani lebih memilih menjadi pengembala kerbau karena pada zamannya seseorang yang menyewa kerbau untuk keperluan tertentu biaya sewa yang didapat cukup mahal saat itu dan uang yang diterima cukup banyak sehingga pak Dani tergiur dan tidak ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
            Semakin lama jiwa bisnis yang dimiliki oleh pak Dani ini terasah dan semakin terlihat karena keinginan yang begitu kuat akhirnya pak Dani memberanikan diri untuk mendirikan bisnis sebelumnya pak Dani juga sempat diberikan bekal berupa burung cucak rowo yang awalnya jumlahnya sedikit kemudian kian lama semakin banyak. Karena pak Dani merasa bosan akhirnya pak Dani menjual burung cucak rowo yang ia miliki dan mendirikan toko pancing dengan modal apa adanya dan hanya dengan modal tekad dan nekat tentunya namun, semuanya berujung manis ketika semua itu dilewati dengan penuh ketekunan dan tentunya focus dan tidak pantang menyerah. Kini pak Dani memiliki penghasilan bersih kurang lebih seminggu saja bisa mendapatkan keuntungan bersih kurang lebih Rp.10.000.000. Dan menurut saya ini merupakan bisnis yang sangat sukses karena gajinya bisa mengalahkan gaji orang yang kerja di perkantoran.
            Dari kisah ini pak Dani berpesan kepada saya bahwasanya saya harus menciptakan lapangan pekerjaan dan mendirikan bisnis karena menurutnya, semakin kesini persaingan semakin ketat dan tidak akan ada habisnya dan tentunya semakin kesini semua tengah menggunakan mesin. Pak Dani juga bilang pendidikan sangat penting karena ia sangat menyesal saat dahulu ia tidak melanjutkan sekolahnya dengan baik. Pak Dani bilang saya harus lebih baik darinya dan saya perlu menunjukkan itu semua ketika saya kerja nanti. Saya sangat termotivasi dan membuka pikiran saya bahwasanya semua orang bisa suskses pada intinya tanpa melihat latar belakang seseorang itu seperti apa dan tentunya kita tidak boleh menghakimi siapapun dan rasis terhadap orang-orang yang tidak memiliki pendidikan yang tinggi tentunya. Karena bisa jadi orang yang kita pikir jauh lebih buruk dari kita siapa yang akan tahu berapa tahun kemudian siapa yang akan melangkah lebih jauh dan lebih sukses kedepannya. Maka dari hasil wawancara ini sekaligus kisah motivasi yang saya dapat ambil kesimpulannya yaitu jangan pernah meremehkan pendidikan hanya karena tengah mengenal uang, dan jangan juga mengucilkan orang yang tidak berpendidikan karena kita tidak akan pernah tahu jalan hidup seseorang kedepannya akan seperti apa. Dan teakhir pesan dari saya jangan pernah berhenti untuk terus yakin dan percaya kepada diri kita sendiri. Berikut ini merupakan beberapa dokumentasi dari toko pancing dan burung angga.

Gambar 1.1 Pemilik Toko

Gambar 1.2 Pegawai Toko

Gambar 1.3 Tampak Depan Toko Pancing dan Burung Angga

Gambar 1.4 Alat-Alat Pancing 

Gambar 1.4 Alat-Alat Pancing (Lanjutan)

Gambar 1.4 Alat-Alat Pancing (Lanjutan)

Gambar 1.5 Kondisi Dalam Toko Pancing dan Burung Angga

Gambar 1.6 Kandang Burung dan Burung yang Dijual

Gambar 1.6 Kandang Burung dan Burung yang Dijual (Lanjutan)

Gambar 1.7 Kondisi Toko Tampak Depan




Senin, 04 November 2019

Organisasi Profesi

ORGANISASI PROFESI
(MATA KULIAH ETIKA PROFESI)
Organisasi Profesi merupakan organisasi yang anggotanya terdiri dari para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin, dan terkendali. Dalam memanfaatkan sumber daya baik secara uang, matril, mesin, metode dan lingkungan, sarana-prasarana, data, dan lain-lain yang digunakan secara efisien untuk mencapai tujuan organisasi atau dapat dikatakan sebagai bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing, yang saling bekerja sama dalam sebuah proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama atau tujuan organisasi. Organisasi juga merupakan rangkaian dari proses kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan berhasilnya proses menejemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
            Pada zaman sekarang ini kecenderungan masyarakat untuk melakukan kegiatan berupa profesionalisme dalam bekerja kini semakin meningkat. Tidak jarang seseorang dengan mudah mengatakan bahwa yang penting professional dan kalimat-kalimat seperti ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita dan sering kali terjadi. Sedangkan pada kenyataannya seseorang yang mengatakan hal tersebut ketika ditanyakan tentang apa yang dimaksud professional, ia dapat mengemukakan dan memberikan jawaban yang jelas. Karena kebanyakan dari kita hanya ikut-ikutan dan tidak mencari tahu maksud dari perkataan tersebut lebih jauh dan detail. Kata profesionalisme ternyata tidak hanya digunakan dalam hal pekerjaan yang telah diakui sebagai suatu profesi saja, melainkan hamper pada seluruh pekerjaan. Dimana secara umum ini berarti seseorang akan dikatakan profesionalisme ketika seseorang tersebut dalam pekerjaannya dapat menyelesaikannya dengan baik, tepat waktu, cekatan, dan hasilnya memuaskan. Maka dapat dikatakan sebagai profesonalisme. Sedangkan seluruh pekerjaan akan disebut sebagai profesi. Sedangkan pekerjanya disebut sebagai profesionalisme, bagi siapa yang bekerja tepat waktu dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Terdapat 3 ciri-ciri organisasi profesi menurut Prof. DR. Azrul Azwar, MPH (1998):
1.   Umumnya untuk satu profesi hanya terdapat satu organisasi profesi yang para anggotanya berasal dari satu profesi, dalam arti telah menyelesaikan pendidikan dengan dasar ilmu yang sama.
2.   Misi utama organisasi profesi adalah untuk merumuskan kode etik dan kompetensi profesi serta memperjuangkan otonomi profesi.
3.   Kegiatan pokok organisas profesi adalah menetapkan serta merumuskan standar pelayanan profesi, standar pendidikan dan pelatihan profesi serta menetapkan kebijakan profesi.
Tujuan umum sebuah profesi adalah untuk memenuhi tanggung jawabnya dengan standar professional yang tinggi sesuai dengan bidangnya, dalam mencapai tingkat kinerja yang tinggi, dengan orientasi kepada kepentingan public. Untuk mencapai tujuan umum tersebut, terdapat 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh sebuah profesi yaitu sebagai berikut:
1.   Kredibilitas, yang menjelaskan bahwa masyarakat membutuhkan kredibilitas infromasi dan sistem informasi yang dimiliki sebuah profesi.
2.   Profesionalisme, yang diperlukan individu yang jelas dapat di identifikasi oleh pemakai jasa sebuah profesi sebagai professional dibidangnya.
3.   Kualitas jasa, yaitu adanya keyakinan bahwa semua pelayanan yang diberikan pelaku sebuah profesi telah memenuhi standar kinerja yang tinggi.
4.   Kepercayaan, yaitu pemakai jasa sebuah profesi harus merasa yakin bahwa kerangka standar etika profesi yang melandasi pemberian jasa tersebut sehingga menimbulkan kepercayaan yang tinggi pada profesi yang bersangkutan.
Dalam perkembangannya banyak sekali masalah yang timbul dan sering kita jumpai didunia nyata atau bahkan di sekeliling kita misalnya. Dalam hal ini contoh yang akan mewakili organisasi profesi misalnya adalah seseorang yang berprofesi sebagai guru. Banyak sekali kejadian dimana seorang guru yang kita anggap sebagai orang tua kedua setelah ibu dan ayah kita nyatanya saat ini belum tentu baik meskipun hanya sebagian saja akan tetapi ini merupakan salah satu cara kita untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan dan sebagai bentuk waspada terhadap lingkungan sekitar khususnya sekolah tempat kita belajar. Banyak sekali video yang beredar misalnya seorang anak yang duduk di Sekolah Dasar (SD) yang tidak mengerjakan PR kemudian dihukum dengan dipukul tangannya atau di jewer telinganya dengan sangat keras. Jika dilihat dari sudut pandang positif tentunya ini baik karena agar anak tersebut tidak mengulanginya kembali dan tentunya memberikan efek jera. Tetapi dalam sudut pandang negatif tentunya ini sangat di khawatirkan karena, akan memberikan efek trauma kepada anak tersebut. Dan sebaiknya hukuman-hukuman seperti itu yang berhubungan dengan kontak fisik secara langsung sebaiknya dihindari dan diganti dengan hukuman-hukuman yang sifatnya mendidik dan memberikan wawasan atau pengetahuan terhadap lingkugan sekitar. 

            Oleh karena itu dalam masalah ini tentunya dibutuhkan peran guru yang dapat mendidik anak-anaknya dengan baik dan diberikan wawasan yang luas. Karena tentunya semua orang tua mengaharapkan anaknya akan baik-baik saja dan tetap akan berada dalam pengawasan guru sebagaimana mestinya. Maka, sebaiknya untuk menanggulangi adanya masalah tersebut sebaiknya hukuman-hukuman yang diberikan diganti dengan hal yang lebih mendidik lagi misalnya saja, dengan menghafalkan kosa kata berbahasa inggris sebanyak 10-15 kata kemudian beserta contoh kalimatnya, dan lain sebagainya. Dimana tujuannya untuk memberikan wawasan kepada anak muridnya. Disini peran guru sangat dibutuhkan maka setidaknya seorang guru harus berkompeten dan sesuai dengan standar agar dapat dikatakan profesionalisme dalam pekerjaannya. Dan untuk orang tua tentunya serta pihak yang terkait dengan organisasi profesi guru maupun pelaksanaan guru dalam kesehariannya yang kurang sesuai dengan kode etik guru, dan organisasi profesi, bisa turut andil dalam memecahkan masalahnya. Dan kepada siswa juga diharapkan dapat memberikan masukan jika dalam pelasanaannya ada guru yang berperilaku menyimpang dari kode etik guru, maupun organisasi profesi guru yang berlaku.

Sabtu, 02 November 2019

Sidang Penulisan Ilmiah (PI) di Universitas Gunadarma

SIDANG PENULISAN ILMIAH (PI)
DI UNIVERSITAS GUNADARMA
(MATA KULIAH ETIKA PROFESI)
Penulisan Ilmiah atau biasa disebut dengan PI merupakan syarat lulus D3 sebelum melaksanakan Tugas Akhir (TA). Sehingga Penulisan Ilmiah ini sifatnya wajib dilakukan sebelum menuju pembuatan skripsi atau tugas akhir. Sebelum melakukan proses pembuatan penulisan ilmiah inipun wajib melaksanakan Kerja Praktek (KP) terlebih dahulu biasanya untuk Perusahaannya adalah Perusahaan Manufaktur. Dalam melakukan Penulisan Ilmiah ini setiap individu memiliki dosen pembimbing yang sudah ditentukan untuk masing-masing Mahasiswa dan biasanya satu dosen pembimbing terdiri dari kurang lebih 20 orang. Sehingga anak didik yang dipegang oleh setiap dosen pembimbing cukup banyak dengan tema yang beragam.
            Dosen Pembimbing untuk Penulisan Ilmiah inipun tidak bias memilih sesuka hati melainkan telah ditentukan sesuai dengan kebijakan Jurusan. Selama melaksanakan proses Penulisan Ilmiah ini bisa dibilang mudah juga tidak terlalu sulit. Karena itu semua tergantung pada diri kita sendiri dan dosen pembimbing masing-masing tentunya. Dosen Pembimbing juga memiliki keunikan masing-masing dari yang sulit untuk dijumpai sampai dengan yang paling mudah sehingga masing-masing dari kami tentunya memiliki kesulitan masing-masing dalam Penulisan Ilmiah ini.
            Selama melakukan proses pembuatan Penulisan Ilmiah (PI) masing-masing dari kami tentunya memiliki ambisi untuk segera menyelesaikan Penulisan Ilmiah (PI) ini tentunya. Karena masing-masing dari kami tidak ingin terlalu lama untuk menyelesaikan Penulisan Ilmiah ini. Awalnya saya merasa semua ini akan sulit akan tetapi tidak seperti yang diduga dan dibayangkan. Sehingga menurut saya, kita perlu untuk menikmati proses nya sebelum menikmati hasil yang akan didapat. Karena dengan menikmati proses maka, kita akan dengan senang hati dan ikhlas untuk melakukannya. Tentunya saya juga pernah dimasa yang hamper stres karena revisi terus dan tak kunjung ACC (accepted) biasanya kalimat ini berupa tulisan yang dituliskan oleh dosen pembimbing kami jika mereka merasa bab yang sudah kami buat tersebut sudah benar dan sesuai dengan standar dosen pembimbing masing-masing tentunya.
            Sampai saat ini saya tentunya bersyukur sekali karena mendapatkan dosen yang baik hati luar biasa dan saya bias banyak belajar dari beliau. Mulai dari tat acara penulisan, format yang benar dalam penulisan dan juga untuk setiap bab yang saya lalui meskipun waktu yang dibutuhkan tidak relatif singkat melainkan butuh waktu yang lama dan kunci terpenting dalam menyelesaikan Penulisan Ilmiah ini adalah sabar dan tekun. Sehingga selama penulisan ini perlu konsisten dan jangan pernah putus asa karena, itu merupakan penentu tanggal kita sidang. Semakin kita bermalas-malasan untuk menyelesaikan itu semua maka sidang PI kita akan semakin lama. Sehingga ketekunan disini sangat diperlukan dan jangan pernah malas untuk melakukan bimbingan di setiap minggunya tentunya sesuai dengan kebijakan dosen pembimbing masing-masing. Saya sendiri selalu menikmati setiap prosesnya.
            Pernah ada cerita dari senior bahwa dosen pembimbing saya termasuk yang sulit untuk memberikan ACC untuk anak bimbingannya. Saya pun, sempat termakan dan ter-mindset dipikiran saya. Namun, orang tua saya selalu mengingatkan bahwasanya jangan pernah memikirkan seseorang dengan buruk karena itu semua akan terjadi. Dari situ saya berpikir untuk tidak mau termakan oleh omongan siapapun dan tetap fokus untuk menyelesaikan Penulisan Ilmiah saya. Omongan-omongan yang sering kita dengar dari para Senior bisa jadi benar dan bisa jadi tidak benar tergantung bagaimana kita menyikapinya. Dan kita tidak dapat memukul rata bahwa sikap masing-masing dosen akan sama kepada siapapun itu. Jadi, ada kalanya tidak usah terlalu sibuk untuk mendengarkan issue-issue tersebut lebih baik fokus dalam menyelesaikan Penulisan Ilmiah kita.
            Dalam menyelesaikan Penulisan Ilmiah ini saya memerlukan waktu sekitar kurang lebih 2 bulan. Karena dosen pembimbing saya hamper setiap minggu membuka bimbingan maka, waktu yang saya butuhkan untuk menyelesaikan penulisan ilmiah ini juga relatif cukup singkat. Saya membutuhkan 5 kali bimbingan saat itu setelah itu saya baru dapat mendaftarkan diri saya untuk melakukan sidang Penulisan Ilmiah (PI). Saat itu, saya sangat bangga dengan diri saya karena dapat menjadi yang pertama yang dapat melakukan sidang Penulisan Ilmiah diantara anak bimbingan dosen saya yang lainnya. Ternyata cukup sulit untuk mendapatkan ACC dari dosen pembimbing saya dan saat itu saya dan teman saya menjadi yang pertama melakukan sidang PI. Disitu perasaan saya cukup senang tentunya karena dapat menyelesaikan penulisan ilmiah ini dengan cukup cepat diluar perkiraan saya. Karena diluar dugaan saya maka senangnya berkali-kali lipat saat itu tidak lupa untuk banyak mengucap syukur kepada Allah SWT yang telah memudahkan saya selama proses penulisan.
            Tanggal saya sidang saat itu ada 18 Juli 2019 dimana ketika saya semester 6 sehingga saya senang sekali saat itu. Dari tanggal saya melakukan pendaftaran sidang sampai tangga 18 Juli berjarak kurang lebih 2 minggu saat itu tentunya deg-deg an nya bukan main karena ingin sekali cepat terlewati saat itu. Setelah 2 minggu tanggal itupun tiba saya mendapat shift siang sehingga baru dimulai sekitar jam 1 siang. Saat itu ada teman saya yang cukup setia menemani saya dari pagi hingga saya selesai sidang saat itu dan saya tidak akan pernah lupa akan kebaikannya. Saya mendapatkan urutan ke 5 dari 6 orang pada shift tersebut. dan diuji oleh 3 dosen Jurusan. Cukup tegang saat itu dan saya berusaha untuk menjelaskan se-detail mungkin setiap pertanyaan dan tentunya berusaha semaksimal mungkin dan memberikan yang terbaik. Tepat jam 3 sore kurang lebih saya usai melaksanakan sidang Penulisan Ilmiah dan saya mendapat 3 point untuk di revisi kembali. Karena revisi setelah sidang PI ini merupakan syarat lulus dan dinyatakan lulus sidang PI.
            Saat itu, teman-teman saya tentunya sudah siap memberikan kejutan untuk saya mulai dari teman kelas saya, sahabat-sahabat saya, teman kelompok PTI saya, teman Kelompok Belajar saya, teman selama saya kerja menjadi asisten di Laboratorium Fisika dasar. Semua dating mengucapkan selamat dan juga beberapa teman-teman yang tak terduga yang menyempatkan datang untuk mengucapkan selamat dan saya tidak akan lupa akan moment saat itu. Betapa senangnya semua berpartisipasi dalam sidang PI saya dan sangat ramai sekali dan lagi-lagi itu semua diluar dugaan saya. Hingga saat ini saya tidak tahu bagaimana harus membalas kebaikan kalian semua satu persatu. Tetapi intinya saya selalu bersyukur dan banyak terimakasih kepada teman-teman saya yang sudah menyempatkan waktunya untuk saya. Terimakasih yang sebesar-besarnya untuk kalian semua. Dan tidak lupa pula bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan teman yang sebegitu pedulinya dengan saya. Semoga Allah senantiasa membalas semua kebaikan yang telah kalian berikan kepada saya dengan berlipat-lipat kebahagiaan. Aamin. Berikut ini merupakan dokumentasi selama saya sidang Penulisan Ilmiah.














Kerja Praktek Bersama (KPB) di CV Laksana

KERJA PRAKTEK BERSAMA (KPB)
DI CV LAKSANA
(MATA KULIAH ETIKA PROFESI)

Kerja Praktek (KP) merupakan kegiatan kuliah yang dilaksanakan di pabrik atau perusahaan atau suatu instansi tertentu yang berfungsi untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan melihat relevansinya di masyarakat maupun melalui jalur pengembangan diri dengan mendalami bidang tertentu serta pengaplikasiannya. Kerja praktek umumnya mempunyai bobot sebanyak 3 SKS dan dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan perjanjian diantara keduanya meliputi perusahaan yang akan kita datangi dengan masyarakat atau mahasiswa tertentu yang berniat untuk melaksanakan kerja praktek pada perusahaan tersebut.
            Saya sendiri kuliah di Universitas Gundarma yang merupakan tingkat 3 atau sekitar semester 5 dimana saya beserta teman-teman yang lain di tugaksan untuk menyelesaikan penulisan ilmiah. Penulisan Ilmiah ini merupakan penulisan yang dilakukan di Universitas Gundarma yang wajib dilaksanakan sebelum melakukan Tugas Akhir (TA). Dan untuk menyelesaikan Penulisan Ilmiah tersebut saya beserta teman-teman terlebih dahulu perlu untuk melaksanakan Kerja Praktek di suatu perusahaan tertentu yang sebagian besar perusahaan tersebut sudah terotomasi atau sebagian besarnya telah menggunakan mesin dalam proses produksinya.
            Universitas Gunadarma akhir-akhir ini melakukan gerakan baru yaitu, Kerja Praktek Bersama (KPB) dimana sebelumnya kegiatan ini belum pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga KPB ini baru diterapkan untuk seluruh Mahasiswa Angkatan 2016. Dimana kegiatan KPB ini bersifat tidak wajib apalagi memaksa seluruh Mahasiswa tingkat akhir untuk mengikuti kegitan tersebut. Sehingga masih banyak teman-teman saya yang tidak ingin mengikuti kegiatan KPB ini melainkan lebih menyukai melakukan Kerja Praktek ini secara Individual. 
            Sebenarnya, kegiatan Kerja Praktek Bersama ini dilakukan oleh sejumlah Dosen Jurusan untuk meminimalisir jumlah Mahasiswa agar dapat lulus tepat waktu sehingga tidak terlambat. Karena pada pengalaman sebelum-sebelumnya masih banyak yang belum lulus tepat pada waktunya. Oleh karena itu, adanya KPB ini merupakan upaya para Dosen untuk meminimalisir jumlah Mahasiswa agar dapat lulus tepat waktu. Sehingga kegiatan Kerja Praktek Bersama (KPB) ini dilakukan pada Mahasiswa di akhir Semester 5, yang biasanya Kerja Praktek baru bias dilakukan setelah liburan Semester 6 menuju ke Semester 7 baru dapat dilakukan. Tapi untuk KPB ini berbeda dimana KPB ini diselenggarakan lebih awal dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. 
            Kegiatan KPB ini juga menimbulkan pengaruh yang positif karena membantu para Mahasiswa agar dapat menyelesaikan Sidang Penulisan Ilmiah dalam tempo yang singkat. Karena biasanya ketika melakukan KP secara Individual akan lulus paling cepat ketika Semester 7 kali ini dengan adanya KPB maka, Mahasiswa dapat melakukan sidang Penulisan Ilmiah (PI) pada semester 6 sehingga jauh lebih cepat. Kegiatan KPB maupun non KPB juga menimbulkan dampak negatif maupun dampak positif namun semua itu disesuaikan dengan sudut pandang masing-masing Mahasiswa. Mereka ingin melihat dari sisi mana kegiatan tersebut.
            Saya merupakan salah satu peserta Kerja Praktek Bersama (KPB) dimana kegiatan ini dilakukan di tiga perusahaan yaitu, di Perusahaan Herborist dan Perusahaan Laksana yang berlokasi di Semarang. Dan di Perusahaan Indoexim International yang berlokasi di Jepara. Mengingat banyaknya Mahasiswa yang ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan KPB ini maka, pihak kampus memutuskan untuk membagi beberapa kelompok Mahasiswa dan dibagi ke 3 perusahaan tersebut. Karena sangat tidak memungkinkan jika seluruh Mahasiswa hanya ditempatkan di satu perusahaan saja. Tempat penginapan setiap perusahaan juga berbeda-beda saya sendiri di tempatkan pada perusahaan Laksana sehingga tempat penginapan saya di @Home Hotel Semarang persis didekat Simpang Lima. Sedangkan yang berlokasi diJepara juga memiliki penginapan yang cukup jauh dari lokasi saya, mengingat lokasi kami berbeda mereka di Jepara sedangkan saya di Semarang. Bagi Mahasiswa yang ikut serta dalam kegiatan KPB ini di wajibkan untuk membayar sejumlah biaya yang telah ditentukan. Karena hamper 95% kegiatan kami disana ditanggung oleh pihak kampus. Mulai dari kendaraannya, perusahaannya, tempat tinggalnya, dan makanan nya. Sehingga kami hanya perlu membawa sejumlah uang untuk jajan kami masing-masing. Jika ingin membeli sejumlah oleh-oleh yang ada disana. 
            Kegiatan KPB ini dilakukan pada tanggal 24 sampai dengan 28 Februari 2019. Dimana kegiatan ini diselenggarakan dengan waktu yang singkat tetapi efisien. Disini saya banyak belajar bagaimana waktu sangat berharga. Karena waktu yang diselenggarakan hanya beberapa hari saja maka, saya perlu mengambil data yang terpercaya dan tentunya melakukan sejumlah wawancara dengan HRD yang ada di CV Laksana tersebut. Dalam kegiatan KPB ini tema untuk Penulisan Ilmiah kami juga ditentukan oleh Dosen Pembimbing. Sehingga disini saya banyak belajar dimana saya perlu menggali tema saya lebih jauh dan terkait data apa saja yang saya perlukan untuk menyelesaikan Penulisan Ilmiah ini.
CV Laksana merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dan hanya berfokus kepada mesin otomotif, Perusahaan ini berkomitmen sepenuhnya dalam pembuatan bus dan memiliki beberapa jenis bus. Logo perusahaan menunjukkan lingkaran yang didalamnya terdapat huruf “L” yang meruncing dan keluar dari lingkaran artinya menandakan kreatifitas dan ide yang tanpa batas. Berikut merupakan logo perusahaan CV Laksana yang dapat dilihat pada Gambar 1.1 Logo CV Laksana.
Gambar 1.1 Logo CV Laksana
Sumber: CV Laksana (2019) melalui url
http://eprints.undip.ac.id/58918/2/BAB_II_Gambaran_Umum_Perusahaan.pdf
Perusahaan ini juga memiliki Visi dan Misi Perusahaan. Visi perusahaan adalah tujuan yang ingin dicapai sebuah perusahaan sedangkan misi perusahaan adalah hal yang dilakukan untuk mencapai visi perusahaan. Visi CV Laksana adalah menjadi partner terbaik bagi operator bus di Asia melalui pengembangan berkesinambungan yang didorong oleh integritas, kerjasama, dan inovasi. Kami berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang paling maju dalam teknologi, serta produsen kelas dunia dalam industri kendaraan komersial (khususnya di industri bus). Sedangkan Misi dari CV Laksana adalah sebagai berikut:
1. Selalu memberikan rasa aman, desain produk yang inovatif, dan bus yang berkualitas dunia yang sesuai dengan berbagai kebutuhan pelanggan.
2. Mengutamakan pentingnya bekerja dekat dengan pelanggan, mengadopsi proses kerja yang terbaik dikelasnya dan menekankan fungsi komunikasi, partisipasi, manajemen mandiri, dan kerja sama tim untuk menghasilkan produk terbaik.
Penjelasan diatas merupakan penjelasan singkat mengenai perusahaan yang saya kunjungi yaitu, Perusahaan CV Laksana. Karena sudah ada jadwal yang ditentukan selama kami melakukan kegiatan KPB dimana saat pagi hari sampai dengan sore hari kami full melakukan pengambilan data di perusahaan Laksana. Sedangkan saat mlam hari melakukan kegiatan berupa Diskusi Bersama terkait data yang telah diperoleh dan kesulitan-kesulitan dalam memperoleh data perusahaan dimana semua ini dibahas dengan tuntas sepulang dari Perusahaan dengan Dosen Pembimbing masing-masing tentunya. Selama melakukan kegiatan ini menurut saya sangat menyenangkan karena selain melaksanakan kegiatan KPB ini saya juga dapat mengunjungi beberapa tempat wisata yang wajib dikunjungi saat saya berada di Semarang tersebut misalnya seperti, alun-alun Simpang Lima, Klenteng Sam Poo Kong, Masjid Agung Semarang, Lawang Sewu dan sejumlah tempat wisata maupun tempat oleh-oleh lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Berikut ini merupakan momen ataupun kenangan yang sempat saya dokumentasikan selama saya melakukan kegitaan Kerja Praktek Bersama (KPB).
  

Gambar 1.2 Hangout bersama Teman-Teman di Alun-Alun Simpang Lima, Semarang.

Gambar 1.2 Hangout bersama Teman-Teman di Alun-Alun Simpang Lima, Semarang.

Gambar 1.3 Hangout bersama Teman-Teman di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang.

Gambar 1.4 Kegiatan Kerja Paktek Bersama (KPB), di CV Laksana Semarang.

Waspada Virus Korona

WASPADA VIRUS KORONA (MATA KULIAH ETIKA PROFESI) Beberapa hari ini dunia dihebohkan dengan adanya virus baru yang sedang merajalela...